Senin, 29 Februari 2016

Tips ganti knalpot racing pada motor injeksi


Sensor CO2 atau karbondioksida yang dipasang pada saluran exhaust  pembaca otomatis debit gas buangnya. Bila  kenalpot ganti free flow atau racing harian, sensor ini akan mengirim sinyal berbeda pada Electronic Control Unit (ECU). Sensor akan bercerita pada ECU, bahwa ia sudah dilewati banyak gas buang yang tidak seperti biasanya. Maklum, sistem injeksi sangat cerewet, brosist.

ECU yang berfungsi sebagai komondan akan 'main tunjuk' sensor pada  throtlle body (saluran masuk) memperbesar debitnya mengimbangi gas buang. Itu akibat dari laporan si sensor CO2 tadi.

“Sensor CO2 pada saluran buang ini yang ikut membaca bahan bakar yang belum terbakar. Campuran bensin terlalu kaya, miskin dan sebagainya langsung diperbaiki dari ECU dengan cara memainkan waktu pengapian dan throttle body. Kurang lebih kerjanya seperti itu," kata Jumari, selaku Chief Mekanik di bengkel resmi Yamaha Perwira Motor di Cinere, Depok, Jawa Barat.

Ada dua penempatan sensor dari bawaan motor injeksi. Yakni pada  leher kenalpot dan di mulut saluran buang. Jika sensor CO2 ini dipasang pada leher pipa kenalpot membuat masbro agak repot ingin menggantinya dengan knalpot racing. Bila pasang kenalpot sembarangan yang belum dilengkapi sensor, jangan harap terjadi peningkatan tenaga. “Yang ada jadi ngaco, karena ECU tidak menerima input dari sensor CO2,” tambah Jumari.

Industri kenalpot sekarang telah menyesuaikan dengan injeksi
Sebaliknya ya lebih mudah yang alat sensor persis di mulut saluran buang alias tidak terintegrasi pada leher kenalpot. Kenalpot racing harian langsung bisa dipasang. Kan sudah diceritakan tadi, secara otomatis ECU terima cerita sensor yang cerewet itu. ECU akan menambah pasokan bahan bakar dan sekaligus kurva pengapian menyesuaikan.

Contoh yang paling mudah pada Yamaha New Vixion yang letak sensornya bukan di leher knalpot tapi  di mulut exhaust. Jadi kenalpot racing tinggal pasang. Sementara pada motor lain yang sesornya terletak di leher knalpot tentu harus memindahkan dulu."Selama kenalpot racing dipasangi sensor CO2 settingan akan langsung menyesuaikan. Saat ini pengusaha kenalpot racing harian sudah menyediakan sesuai ulir sensor masing-masing motor," tutup Dodo dari CLD Racing yang otomatis produksi kenalpotnya telah mengikuti kebutuhan sensor tadi.


Source : http://maniakmotor.com/index.php/tips-s/2852-tips-motor-ganti-knalpot-racing-pada-motor-injeksi

Sekilas Mengenai Stang jepit dan Stang byson

Bicara soal stang motor memang terkadang setiap orang memiliki pendapat yang beda beda, hal itu dikarenakan setiap rider memiliki gaya berkendara sendiri-sendiri.  dengan dasar itulah, kecocokan suatu jenis stang dengan seorang rider tidak bisa dijadikan patokan bagi rider lain. sebagian rider banyak yang bingung memilih stang yang cocok buat berkendara, biasanya yang jadi pilihan banyak rider motor naked sport seperti v-ixion, cb150, atau yang lainnya adalah jenis stang jepit dan stang byson (gue gatau apa jenis stangnya, soalnya blok browsing, hehehe, , , ,). kali ini gue mau share pendapat gue soal kedua stang tersebut.


Stang Jepit
Jenis stang ini sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar rider bahkan mungkin semua pecinta modifikasi motor udah tau semua soal jenis stang yang satu ini. sebenarnya kelebihan stang jepit sebagian besar hanya terdapat pada gaya saja, saat kita menggunakan stang jepit maka motor tunggangan kita akan terlihat lebih sporty dan keren. tetapi ada juga yang mengatakan kalo stang jepit enak buat menggilas tikungan, hal ini mungkin karena posisi stang yang langsung mengarah pada kedua shock depan motor. sedangkan dampak negatif dari pemakaian stang jepit adalah posisi rider yang akan lebih bungkuk yang otomatis akan menimbulkan nyeri sana sini apalagi kalo dipakai buat perjalanan jauh. tetapi mungkin hal itu bisa diatasai dengan memasang segitiga peninggi atau pun peninggi shock sekalipun.


Stang Byson
Jenis stang yang satu ini banyak digemari bagi pecandu touring, karena posisi rider saat memakai stang jenis ini tidak terlalu nunduk dan kesannya juga nyaman buat berkendara jarak jauh. hal itu mungkin dikarenakan bentuk stang byson yang panjang melebar, jadi posisi rider tidak terlau bertumpu pada stang saat berkendara. tapi kadang muncul masalah saat pemasangan stang jenis ini, yaitu kabel-kabel gas, rem dll kurang penjang atau mungkin ngepres, solusinya bisa gati kabel yang lebih panjang, atau terkadang ada rider yang maksaain kabel ori bawaan motor yang menurut ane itu kurang baik dan mengurangi kenyamanan saat berkendara, karena nanti bakalan muncul problema-problema lain. dan satu lagi, saat pemasangan stang byson dianjurkan memasang peninggi stang, agar lebih nyaman.

selanjutnya silakan tentukan pilihan agan agan mau pilih stang jenis apa, tapi kalo saya pribadi sih lebih cenderung milih stang ori bawaan pabrik hehe, ,  soalnya menurut ane stang ori itu udah disetting dan disesuaikan dengan jenis motor masing masing.

Sekilas Mengenai Kenalpot Racing



Penggunaan knalpot racing pada motor standar sebenarnya tidak direkomendasikan, karena efek positifnya tidak banyak, malah lebih banyak efek negatif terutama masalah suara berisik yang bikin kesal tetangga. Hehehe.

Kalau efek negatif untuk mesin tentu saja ada apalagi kalo mesin masih standar, karena dengan penggunaan knalpot yang free flow (knalpot racing) dibutuhkan campuran bensin yang lebih banyak agar tenaga mesin lebih baik sedangkan pada motor yang masih standar aliran bahan bakar sudah diatur sedemikian rupa untuk knalpot standar.

Alhasil biasanya dengan knalpot racing mesin bisa jadi lebih cepat panas, karena pembakaran kering.

Kalau ini dibiarkan tentu akan mempercepat keausan pada komponen mesin, mesin bisa saja ngelitik karena pada suhu panas karena terjadi pemuaian sehingga celah klep akan menjadi lebih longgar dan mesin akan lebih ngelitik.

Oleh sebab itu jika Anda ingin menggunakan knalpot racing, Anda harus melakukan beberapa modifikasi pada mesin misalkan, dilakukan porting polish, celah klep diubah setelannya dan spuyer diperbesar.

Dengan begitu tenaga yang dihasilkan motor juga akan lebih baik, dan tentunya yang harus direlakan adalah pemakaian bahan bakar menjadi lebih boros.

Sebagus apapun knalpotnya tetap ada efek samping kalau mesin dan saluran bahan bakar masih standar, jadi kalo ingin performa lebih baik sebaiknya modif sedikit mesinnya supaya enggak mubadzir beli knalpotnya.

Dan satu lagi, kalo motor baru langsung dipake in knalpot racing sayang, soalnya bisa ngerusak garansi mesin motor tersebut.


Source : http://oto.detik.com/read/2015/03/02/123743/2846764/1375/apakah-knalpot-racing-mempengaruhi-mesin-motor
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Copyright © Automoze | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑